GTK Muaro Jambi, juga dikenal sebagai Kompleks Candi Muaro Jambi, adalah sebuah situs bersejarah yang terletak di Jambi, Indonesia. Situs kuno ini adalah rumah bagi koleksi candi dan peninggalan yang berasal dari abad ke-7, menjadikannya salah satu situs arkeologi tertua dan terpenting di negara ini.
Sejarah GTK Muaro Jambi bermula pada masa Kerajaan Sriwijaya, sebuah kerajaan maritim kuat yang menguasai Asia Tenggara pada abad ke-7 hingga ke-13. Situs ini diyakini sebagai pusat keagamaan dan budaya utama pada masa ini, yang berfungsi sebagai pusat perdagangan, agama, dan kekuatan politik.
Kompleks candi terdiri dari serangkaian bangunan bata, termasuk candi, stupa, dan bangunan keagamaan lainnya. Bangunan-bangunan ini dihiasi dengan ukiran dan prasasti rumit yang memberikan wawasan berharga tentang keyakinan agama, praktik, dan kehidupan sehari-hari masyarakat yang tinggal di daerah tersebut.
Salah satu bangunan paling mengesankan di GTK Muaro Jambi adalah Candi Gumpung, sebuah candi besar yang berdiri di tengah kompleks. Candi ini diyakini didedikasikan untuk dewa Hindu Siwa dan dihiasi dengan ukiran berbagai dewa dan makhluk mitos.
Selain candi, GTK Muaro Jambi juga menampilkan sejumlah peninggalan penting lainnya, antara lain prasasti, arca, dan artefak yang menjelaskan sejarah dan budaya Kerajaan Sriwijaya. Peninggalan ini telah membantu para arkeolog dan sejarawan mengumpulkan kisah peradaban kuno ini dan dampaknya terhadap wilayah tersebut.
Terlepas dari signifikansi sejarahnya, GTK Muaro Jambi masih relatif belum dikenal oleh dunia luas. Situs ini tidak setenar situs arkeologi lainnya di Indonesia, seperti Borobudur atau Prambanan, dan menerima pengunjung yang jauh lebih sedikit. Kurangnya pengakuan ini sangat disayangkan, karena GTK Muaro Jambi menawarkan kesempatan unik untuk menjelajahi kekayaan sejarah dan budaya Kerajaan Sriwijaya.
Saat ini sedang dilakukan upaya untuk memajukan dan melestarikan GTK Muaro Jambi untuk generasi mendatang. Pemerintah Indonesia telah menetapkan situs tersebut sebagai warisan budaya nasional dan telah berinvestasi dalam upaya konservasi untuk melindungi candi dan peninggalan tersebut dari kerusakan. Selain itu, komunitas dan organisasi lokal berupaya meningkatkan kesadaran tentang situs tersebut dan makna sejarahnya.
Kesimpulannya, GTK Muaro Jambi adalah permata tersembunyi yang menawarkan gambaran menarik tentang kekayaan sejarah Kerajaan Sriwijaya. Situs kuno ini merupakan bukti kreativitas, keahlian, dan keyakinan spiritual masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut berabad-abad yang lalu. Dengan mengungkap dan melestarikan sejarah GTK Muaro Jambi, kita dapat memahami masa lalu lebih dalam dan memastikan bahwa warisan berharga ini diwariskan kepada generasi mendatang.
